Managed Airflow (Gen 3) | Managed Airflow (Gen 2) | Managed Airflow (Gen 1 Lama)
Halaman ini menjelaskan cara mengelompokkan tugas di pipeline Airflow menggunakan pola desain berikut:
- Mengelompokkan tugas dalam grafik DAG.
- Memicu DAG turunan dari DAG induk.
- Mengelompokkan tugas dengan operator
TaskGroup.
Mengelompokkan tugas dalam grafik DAG
Untuk mengelompokkan tugas dalam fase tertentu dari pipeline, Anda dapat menggunakan hubungan antar-tugas dalam file DAG.
Perhatikan contoh berikut:
Dalam alur kerja ini, tugas op-1 dan op-2 berjalan bersama setelah tugas awal start. Anda dapat melakukannya dengan mengelompokkan tugas bersama dengan pernyataan
start >> [task_1, task_2].
Contoh berikut memberikan implementasi lengkap DAG ini:
Airflow 2
Airflow 1
Memicu DAG turunan dari DAG induk
Anda dapat memicu satu DAG dari DAG lain dengan operator
TriggerDagRunOperator.
Perhatikan contoh berikut:
Dalam alur kerja ini, blok dag_1 dan dag_2 mewakili serangkaian tugas yang dikelompokkan bersama dalam DAG terpisah di lingkungan Managed Airflow.
Implementasi alur kerja ini memerlukan dua file DAG terpisah. File DAG pengontrol terlihat seperti berikut:
Airflow 2
Airflow 1
Implementasi DAG turunan, yang dipicu oleh DAG pengontrol, terlihat seperti berikut:
Airflow 2
Airflow 1
Anda harus mengupload kedua file DAG di lingkungan Managed Airflow agar DAG berfungsi.
Mengelompokkan tugas dengan operator TaskGroup
Pendekatan ini hanya berfungsi di Airflow 2.Anda dapat menggunakan operator
TaskGroup untuk mengelompokkan tugas
bersama dalam DAG. Tugas yang ditentukan dalam blok TaskGroup masih merupakan bagian dari DAG utama.
Perhatikan contoh berikut:
Tugas op-1 dan op-2 dikelompokkan bersama dalam blok dengan ID taskgroup_1. Implementasi alur kerja ini terlihat seperti kode berikut: