Mengaktifkan dan menonaktifkan mode cluster

Halaman ini menjelaskan dua mode yang tersedia untuk Memorystore for Valkey: Cluster Mode Enabled dan Cluster Mode Disabled.

  • Cluster Mode Enabled: Cluster Mode Enabled mendukung spesifikasi cluster OSS Valkey. Mode ini memungkinkan Anda mempartisi data di beberapa shard dan berguna untuk aplikasi dengan volume atau kecepatan data yang tinggi.

  • Cluster Mode Disabled: Saat dalam Cluster Mode Disabled, instance Anda tidak dipartisi dan dihosting di satu shard. Anda dapat menggunakan mode ini jika volume data dan throughput tulis dapat ditangani oleh satu node dan Anda lebih suka menggunakan fitur tertentu yang tidak tersedia di Cluster Mode Enabled.

Anda hanya dapat memilih antara Cluster Mode Enabled dan Disabled saat membuat instance. Kolom server_mode dalam output perintah INFO menentukan mode instance. Setelah membuat instance dengan Cluster Mode Enabled atau Cluster Mode Disabled, Anda tidak dapat mengubah instance ke mode lain. Sebaiknya pilih Cluster Mode Enabled karena mode ini memiliki karakteristik penskalaan horizontal yang lebih baik.

Membandingkan Cluster Mode Enabled dan Cluster Mode Disabled

Fitur Cluster Mode Enabled Cluster Mode Disabled
Penskalaan horizontal 1 hingga 250 shard Tidak didukung (hanya satu shard)
Dukungan klien Memerlukan klien yang mendukung cluster untuk menggunakan endpoint penemuan Menggunakan klien Valkey atau Redis
Perintah multi-kunci Hanya didukung dalam satu keyslot Didukung di semua kunci dalam database
Kapasitas maksimum yang dapat ditulis 14.500 GB 58 GB
Database maksimum per instance 1 16 (dapat dikonfigurasi hingga 100 database)

Mode mana yang harus saya pilih

Saat memilih antara Cluster Mode Enabled dan Cluster Mode Disabled, pertimbangkan faktor-faktor berikut:

  • Throughput baca dan tulis: Jika throughput tulis Anda dipenuhi oleh satu node dan throughput baca Anda dipenuhi oleh maksimum dua replika, gunakan instance Cluster Mode Disabled. Jika persyaratan throughput baca dan tulis tinggi, gunakan instance Cluster Mode Enabled karena jenis instance ini dapat menyebarkan beban di berbagai node.
  • Migrasi dari Memorystore for Redis: Jika Anda menggunakan instance Memorystore for Redis atau instance Redis yang dikelola sendiri, migrasi ke instance Cluster Mode Disabled memerlukan perubahan minimal dibandingkan dengan migrasi ke instance Cluster Mode Enabled. Untuk bermigrasi ke instance Cluster Mode Enabled, Anda harus menggunakan klien yang mendukung cluster.

  • Kueri multi-kunci: Instance Cluster Mode Disabled mendukung operasi multi-kunci (misalnya: MGET, MSET, EVAL) di seluruh kunci dalam database. Untuk instance Cluster Mode Enabled, operasi multi-kunci dibatasi ke satu slot hash.

  • Namespace: Dengan Cluster Mode Disabled, Anda dapat menggunakan beberapa database untuk mengelompokkan berbagai jenis data menggunakan perintah SELECT. Fitur ini berguna jika Anda ingin menggunakan instance yang sama untuk mendukung beberapa aplikasi atau Anda mungkin perlu menulis berbagai jenis data yang tidak terkait. Beberapa database tidak didukung oleh Cluster Mode Enabled. Sebagai praktik terbaik, sebaiknya gunakan beberapa instance Valkey, bukan beberapa database, untuk memastikan Kualitas Layanan (QoS). Beberapa database di node yang sama hanya menyediakan isolasi logis.