Workflow Builder adalah platform interaktif tanpa kode dan dengan sedikit kode untuk membuat, mengelola, dan mengaktifkan agen di aplikasi web Gemini Enterprise.
Dengan Workflow Builder, Anda dapat:
- Membuat agen menggunakan perintah bahasa alami atau editor visual interaktif.
- Membangun dan mengatur alur kerja agen deterministik atau non-deterministik menggunakan pemicu, langkah, dan tindakan.
- Menghubungkan agen Anda ke berbagai sumber data (termasuk sumber data Google, pihak ketiga, dan kustom) serta alat.
- Melihat pratinjau dan menyimulasikan perilaku agen di lingkungan pengujian terintegrasi.
- Memublikasikan atau mengaktifkan, dan membagikan agen kepada pengguna atau grup tertentu dalam organisasi Anda.
- Menjadwalkan eksekusi agen untuk menjalankan tugas secara berulang.
Jenis agen
Tabel berikut mencantumkan jenis agen yang dapat Anda buat menggunakan Workflow Builder:
| Jenis agen | Deskripsi | Paling cocok untuk |
|---|---|---|
| Agen chat | Dirancang untuk interaksi percakapan guna menyelesaikan tugas tertentu.
Respons bergantung pada input pengguna dan bersifat non-deterministik. Dapat
berupa agen satu langkah atau multi-langkah. Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang agen chat, lihat Ringkasan agen chat. |
|
| Alur kerja | Dijalankan sebagai urutan langkah atau tindakan, yang menggabungkan otomatisasi AI
dengan intervensi manusia. Logika dapat bersifat deterministik atau
non-deterministik. Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang alur kerja, lihat Ringkasan alur kerja. |
|
Kontrol dan keamanan agen
Gemini Enterprise menyediakan pengawasan terpusat dan keamanan terperinci untuk semua agen AI dalam organisasi. Meskipun Workflow Builder memungkinkan karyawan dan pengguna non-admin untuk membuat dan men-deploy agen kustom guna mengotomatiskan alur kerja tertentu, tindakan ini tetap diatur secara ketat oleh kebijakan administratif. Secara khusus, tindakan dan alat yang tersedia untuk agen mana pun dibatasi oleh konektor data, alat, dan izin yang disediakan oleh administrator Gemini Enterprise. Hal ini memastikan bahwa agen yang dioperasikan oleh pengguna akhir hanya dapat melakukan tugas dan mengakses informasi yang telah diotorisasi secara eksplisit, sehingga menjaga kepatuhan dan integritas data tingkat perusahaan.