Menyiapkan eksperimen untuk Menurunkan Kualitas Traffic Aplikasi

Halaman ini menjelaskan cara menyiapkan template eksperimen baru untuk kesalahan Degradasi Traffic Aplikasi.

Kesalahan ini memungkinkan Anda menurunkan kualitas traffic L7 secara selektif melalui load balancer aplikasi yang ditentukan.

Sebelum melanjutkan, Anda harus memiliki hal berikut:

  • Izin untuk melihat aturan Penerusan Load Balancer dan Layanan Backend di project – peran compute.viewer, compute.networkViewer atau viewer.
  • Peran roles/faulttesting.operator.

Untuk membuat template eksperimen baru, lakukan hal berikut:

  1. Buka Google Cloud console.
  2. Buka halaman Ringkasan Pengujian Injeksi Kesalahan.
  3. Pilih Buat template eksperimen.
    • Atau, dari halaman Overview Fault Injection Testing, klik Experiment templates di menu navigasi kiri, lalu klik Create Template.
  4. Di bagian Fault Type, pilih opsi Degrade application traffic.
  5. Di bagian Target, gunakan filter dan pilih XLB (Load Balancer Eksternal) atau ILB (Load Balancer Internal).
    • (Wajib) Pilih Layanan frontend load balancer yang merupakan bagian dari aturan penerusan yang ingin Anda targetkan.
  6. Di bagian Parameter Kesalahan, tetapkan hal berikut:
    • Jenis kesalahan load balancer - pilih dari opsi berikut:
      • Penyisipan penundaan HTTP - menyisipkan penundaan ke aturan penerusan yang dipilih.
      • Persentase penundaan - persentase traffic yang akan terpengaruh dengan penundaan. Sisa traffic akan melewati seperti biasa.
      • Durasi latensi - seberapa besar latensi yang akan ditambahkan ke traffic yang tertunda ini.
    • Penyisipan error HTTP - mengirim respons error HTTP untuk aturan penerusan yang dipilih. Tentukan parameter berikut:
      • Kode error - kode respons error yang diharapkan dari load balancer Anda, idealnya kode respons 5xx.
      • Persentase error - persentase traffic yang akan mengirimkan kode respons error yang ditentukan. Traffic yang tersisa akan menerima kode respons normal.
    • Durasi eksperimen - menentukan berapa lama kondisi kesalahan harus berlangsung.
  7. Di bagian Nama template, berikan nama yang jelas dan deskriptif untuk template tersebut. Anda juga dapat memberikan detail di deskripsi.
  8. Di bagian Verifikasi:
    1. Lihat ringkasan setelan yang Anda pilih.
    2. Tunggu hingga uji coba otomatis selesai.
    3. Setelah uji coba selesai, daftar resource yang akan menerima injeksi kesalahan akan muncul. Jika ada error pada resource yang ditargetkan, error tersebut juga akan muncul di sini.
  9. Buat template eksperimen. Pesan konfirmasi yang menunjukkan bahwa template telah dibuat akan muncul, dan template baru akan muncul dalam daftar template.

Langkah berikutnya

Jalankan eksperimen menggunakan template eksperimen yang Anda buat.