Menyiapkan eksperimen

Halaman ini menjelaskan cara membuat eksperimen. Eksperimen adalah instance eksperimen injeksi kesalahan terhadap resource target Anda, yang akan gagal karena kesalahan.

Untuk menyiapkan eksperimen baru, Anda akan membuat template eksperimen, yang menentukan kesalahan yang akan disisipkan dan resource target.

Menyiapkan template eksperimen baru untuk Failover Cloud SQL

Kesalahan ini memungkinkan Anda melakukan failover dari instance utama ke instance replika Cloud SQL HA.

Sebelum melanjutkan, Anda harus memiliki hal berikut:

  • Izin untuk melihat instance Cloud SQL dalam project.
  • Fault Injection Testing API diaktifkan untuk project.
  • Peran roles/faulttesting.operator.

Untuk membuat template eksperimen baru, lakukan hal berikut:

  1. Buka Google Cloud console.
  2. Buka halaman Ringkasan Pengujian Injeksi Kesalahan.
  3. Pilih Buat template eksperimen.
    • Atau, dari halaman Ringkasan Pengujian Penyisipan Kesalahan, klik Template eksperimen di menu navigasi kiri, lalu klik Buat Template.
  4. Di bagian Fault Type, pilih opsi Failover Cloud SQL.
  5. Di bagian Target, gunakan filter dan pilih satu instance. CATATAN: Untuk Cloud SQL, saat eksperimen dihentikan, database akan terus berjalan di zona sekunder dan tidak akan otomatis kembali berjalan di zona primer awal. Jika ingin melakukan failback instance, Anda dapat melakukannya secara manual atau dengan menjalankan eksperimen lain yang menargetkan instance yang baru saja di-failover.
  6. Kolom durasi di bagian Durasi tidak dapat diedit, dan ditetapkan ke 3 menit.
  7. Di bagian Nama template, berikan nama yang jelas dan deskriptif untuk template tersebut. Anda juga dapat memberikan detail di deskripsi.
  8. Di bagian Verifikasi:
    • Lihat ringkasan setelan yang Anda pilih.
    • Tunggu hingga uji coba otomatis selesai.
    • Setelah uji coba selesai, daftar resource yang akan menerima injeksi kesalahan akan muncul. Jika ada error pada resource yang ditargetkan, error tersebut juga akan muncul di sini.
  9. Buat template eksperimen. Pesan konfirmasi yang menunjukkan bahwa template telah dibuat akan muncul, dan template baru akan muncul dalam daftar template.

Menyiapkan template eksperimen baru untuk kesalahan Degradasi Traffic Aplikasi

Dengan kesalahan ini, Anda dapat menurunkan kualitas traffic L7 secara selektif melalui load balancer aplikasi yang ditentukan.

Sebelum melanjutkan, Anda harus memiliki hal berikut:

  • Izin untuk melihat aturan Penerusan Load Balancer dan Layanan Backend di project – peran compute.viewer, compute.networkViewer atau viewer.
  • Peran roles/faulttesting.operator.

Anda dapat menjalankan perintah pengujian di Google Cloud CLI. Untuk mengakses Google Cloud CLI, instal Google Cloud SDK, lalu jalankan gcloud init di terminal Anda untuk melakukan autentikasi. Akses konsol berbasis web di https://console.cloud.google.com/. Untuk akses command line, download SDK untuk OS Anda (Windows, Linux, macOS), lalu jalankan gcloud init untuk login dan mengonfigurasi project Anda. Contoh perintah pengujian meliputi:

Untuk membuat template eksperimen baru, lakukan hal berikut:

  1. Buka Google Cloud console.
  2. Buka halaman Ringkasan Pengujian Injeksi Kesalahan.
  3. Pilih Buat template eksperimen.
    • Atau, dari halaman Ringkasan Pengujian Penyisipan Kesalahan, klik Template eksperimen di menu navigasi kiri, lalu klik Buat Template.
  4. Di bagian Fault Type, pilih opsi Degrade application traffic.
  5. Di bagian Target, gunakan filter dan pilih XLB (External Load Balancer) atau ILB (Internal Load Balancer).
    • (Wajib) Pilih Layanan frontend load balancer yang merupakan bagian dari aturan penerusan yang ingin Anda targetkan.
  6. Di bagian Parameter Kesalahan, tetapkan hal berikut:
    • Jenis kesalahan load balancer - pilih dari opsi berikut:
      • Penyisipan penundaan HTTP - menyisipkan penundaan ke aturan penerusan yang dipilih.
      • Persentase penundaan - persentase traffic yang akan terpengaruh dengan penundaan. Sisa traffic akan melewati seperti biasa.
      • Durasi latensi - seberapa besar latensi yang akan ditambahkan ke traffic yang tertunda ini.
    • Penyisipan error HTTP - mengirim respons error HTTP untuk aturan penerusan yang dipilih. Tentukan parameter berikut:
      • Kode error - kode respons error yang diharapkan dari load balancer Anda, idealnya kode respons 5xx.
      • Persentase error - persentase traffic yang akan mengirimkan kode respons error yang ditentukan. Traffic yang tersisa akan menerima kode respons normal.
    • Durasi eksperimen - menentukan berapa lama kondisi kesalahan harus berlangsung.
  7. Di bagian Nama template, berikan nama yang jelas dan deskriptif untuk template tersebut. Anda juga dapat memberikan detail di deskripsi.
  8. Di bagian Verifikasi:
    1. Lihat ringkasan setelan yang Anda pilih.
    2. Tunggu hingga uji coba otomatis selesai.
    3. Setelah uji coba selesai, daftar resource yang akan menerima injeksi kesalahan akan muncul. Jika ada error pada resource yang ditargetkan, error tersebut juga akan muncul di sini.
  9. Buat template eksperimen. Pesan konfirmasi yang menunjukkan bahwa template telah dibuat akan muncul, dan template baru akan muncul dalam daftar template.

Langkah berikutnya

Jalankan eksperimen menggunakan template eksperimen yang Anda buat.