Ada dua konsep penting yang perlu Anda pahami untuk mengetahui cara data mengalir dari sumber ke instance tujuan: jenis migrasi dan fase migrasi. Database Migration Service mendukung dua jenis migrasi: berkelanjutan dan satu kali.
Dengan migrasi berkelanjutan, data Anda akan dimigrasikan dalam dua fase: dump penuh, dan Pengambilan Data Perubahan (CDC). Migrasi satu kali hanya melibatkan fase dump penuh.
Fase dump penuh
Fase dump penuh adalah bagian pertama dari proses migrasi. Selama dump penuh, Database Migration Service terhubung ke instance sumber Anda, membaca konten database yang Anda pilih untuk migrasi, lalu memuat data ke instance tujuan Cloud SQL untuk PostgreSQL. Pada fase ini, Database Migration Service mengambil konten sebenarnya dari database Anda. Untuk migrasi satu kali, perubahan yang dilakukan pada data dalam batch yang sudah dibaca tidak akan dimigrasikan.
Selama fase dump penuh, Database Migration Service dapat membuka beberapa koneksi ke database sumber Anda untuk meningkatkan performa. Anda dapat mengonfigurasi jumlah koneksi serentak saat Anda membuat tugas migrasi.
Untuk kontrol terperinci atas pergerakan data, Anda juga dapat melakukan dump penuh dan memuat data ke instance tujuan sendiri, di luar Database Migration Service. Jika Anda memilih untuk melakukan fase ini secara manual, tugas migrasi akan dimulai dengan fase CDC, dan Database Migration Service akan mengharapkan Anda memberikan Nomor Perubahan Sistem (SCN) dari file log pengulangan sebagai titik awal.
Pengambilan Data Perubahan (CDC)
Setelah fase dump penuh selesai (atau jika Anda memilih untuk melakukan dump penuh sendiri dan memulai dengan fase CDC), Database Migration Service akan beralih ke fase CDC tempatnya terus memantau database sumber Anda untuk mengetahui perubahan, lalu terus mereplikasinya di instance tujuan. Pada fase ini, Database Migration Service tidak menyalin data sebenarnya dari database sumber Anda: melainkan membaca file log untuk mereplikasi perubahan di tujuan.
Database Migration Service menggunakan Oracle LogMiner API untuk mengakses dan mengurai file log pengulangan Oracle yang diarsipkan di database sumber Anda. Sebelum memigrasikan database Oracle ke Cloud SQL untuk PostgreSQL dengan Database Migration Service, sebaiknya sesuaikan setelan file redo log Oracle untuk performa dan akurasi data yang optimal. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Menggunakan file redo log Oracle.