Untuk lebih mendukung kesuksesan dan preferensi pelanggan yang terus meningkat terhadap solusi OSS, Cloud Composer berkembang menjadi Managed Service for Apache Airflow. Perubahan nama ini meningkatkan pemahaman pelanggan tentang portofolio kami sekaligus memperkuat komitmen kami untuk menjadi ekosistem cloud yang paling terbuka.
Google uses AI technology to translate content into your preferred language. AI translations can contain errors.
Dukungan fitur pratinjau
Tetap teratur dengan koleksi
Simpan dan kategorikan konten berdasarkan preferensi Anda.
Halaman ini menjelaskan cara mengaktifkan dan menggunakan fitur Pratinjau (Beta) di Managed Service untuk Apache Airflow.
Managed Airflow menggunakan dua istilah untuk menunjukkan tahap peluncuran fiturnya: Pratinjau dan Beta. Istilah ini identik.
Biasanya, fitur Pratinjau ditunjukkan di antarmuka yang Anda gunakan untuk mengakses fitur tersebut. Misalnya, URL endpoint API menyertakan
beta dalam versi, dan di Google Cloud konsol, ada tag "Pratinjau"
di samping kolom yang Anda gunakan untuk mengonfigurasi fitur Pratinjau.
Dokumentasi Managed Airflow juga menentukan bahwa suatu fitur berada dalam Pratinjau.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang tahap peluncuran dan fitur Pratinjau, lihat
tahap peluncuran produk.
Fitur pratinjau
Untuk mengetahui fitur apa saja yang berada dalam Pratinjau, lihat
Catatan rilis.
Untuk menggunakan fitur Pratinjau di Managed Airflow:
[[["Mudah dipahami","easyToUnderstand","thumb-up"],["Memecahkan masalah saya","solvedMyProblem","thumb-up"],["Lainnya","otherUp","thumb-up"]],[["Sulit dipahami","hardToUnderstand","thumb-down"],["Informasi atau kode contoh salah","incorrectInformationOrSampleCode","thumb-down"],["Informasi/contoh yang saya butuhkan tidak ada","missingTheInformationSamplesINeed","thumb-down"],["Masalah terjemahan","translationIssue","thumb-down"],["Lainnya","otherDown","thumb-down"]],["Terakhir diperbarui pada 2026-05-04 UTC."],[],[]]